BRIDA Klungkung Rilis Laporan Kinerja 2025: Fokus pada Sinergi Riset dan Inovasi Daerah

SEMARAPURA – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Klungkung secara resmi merilis Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) Tahun 2025. Laporan ini disusun sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas publik atas pelaksanaan tugas pokok serta fungsi kelitbangan di wilayah Kabupaten Klungkung selama satu tahun terakhir.

Kepala BRIDA Klungkung, Ketut Budiarta, SH., M.Si, dalam pengantarnya menyampaikan bahwa laporan ini merupakan potret nyata upaya pemerintah daerah dalam mengelola sumber daya dan kebijakan berbasis riset untuk mendukung pembangunan daerah.

Capaian Strategis dan Inovasi

Berdasarkan dokumen tersebut, BRIDA Klungkung terus berupaya memperkuat ekosistem inovasi di daerah. Fokus utama sepanjang tahun 2025 mencakup koordinasi, sinkronisasi, dan pelaksanaan kebijakan di bidang penelitian, pengembangan, pengkajian, serta penerapan teknologi.

Beberapa poin penting yang menjadi catatan dalam laporan ini antara lain:

  • Optimalisasi Tata Kelola: Peningkatan efisiensi dalam pengelolaan administrasi dan sumber daya internal untuk mendukung program-program strategis daerah.
  • Pemanfaatan Hasil Kajian: Upaya untuk memastikan bahwa setiap kajian yang dilakukan memiliki dampak langsung terhadap pengambilan kebijakan oleh Pemerintah Kabupaten Klungkung.

Tantangan dan Kendala

Meskipun mencatatkan progres positif, BRIDA Klungkung juga mengidentifikasi beberapa tantangan krusial dalam urusan kelitbangan, di antaranya:

  1. Ketergantungan Eksternal: Kegiatan kelitbangan masih sangat mengandalkan kerja sama dengan universitas dan lembaga penelitian luar.
  2. Hilirisasi Riset: Masih ditemukannya celah antara hasil kajian dengan implementasi di dunia usaha dan masyarakat, sehingga kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi belum maksimal.
  3. Sinergi Pendanaan: Belum terbangunnya kolaborasi yang kuat antara badan riset nasional, pemerintah, dan sektor industri, yang mengakibatkan minimnya akses pendanaan di luar APBD.

Langkah Strategis Masa Depan

Menanggapi tantangan tersebut, BRIDA Klungkung telah menyusun langkah tindak lanjut untuk tahun mendatang. Salah satu prioritas utama adalah membangun kolaborasi yang lebih erat dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui penyusunan Naskah Kerjasama Sinergi.

Selain itu, BRIDA berencana meningkatkan kompetensi SDM dengan mengusulkan penambahan tenaga fungsional serta melaksanakan diseminasi kajian secara lebih masif kepada para pemangku kepentingan.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan tingkat partisipasi publik dan memastikan hasil-hasil kelitbangan mampu memberikan kontribusi signifikan bagi kesejahteraan masyarakat Klungkung,” pungkas Ketut Budiarta dalam dokumen tersebut.

Laporan ini diharapkan dapat menjadi media evaluasi sekaligus pemacu kinerja bagi seluruh aparatur di lingkungan BRIDA Kabupaten Klungkung demi mewujudkan pembangunan daerah yang berbasis data dan inovasi.